Sebelum Turun ke Ruang Perawatan, Mahasiswa Kesehatan Dibekali Keselamatan Pasien di RS Kandou

MONITORSULUT,MANADO — Sebelum berhadapan langsung dengan pasien, mahasiswa kesehatan yang menjalani pendidikan klinis di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado terlebih dahulu dibekali pemahaman mengenai keselamatan pasien dan mutu pelayanan.

Hal ini menjadi perhatian RS Kandou dalam menerima mahasiswa untuk menjalani pendidikan klinis di lingkungan rumah sakit. Sebagai rumah sakit rujukan sekaligus rumah sakit pendidikan, pembekalan dinilai penting agar mahasiswa memahami tanggung jawab dan risiko ketika berada di lingkungan pelayanan kesehatan.

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, menyampaikan hal tersebut saat membuka Orientasi Pendidikan dan Pelatihan BHD, PMKP, PPI, K3RS dan Pelayanan Prima bagi mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika serta Diploma III Gizi Poltekkes Kemenkes Manado, Selasa (22/9/2026), di RSUP Kandou.

Menurut Prof. Starry, mahasiswa yang akan mengikuti pendidikan klinis harus memahami berbagai aspek yang berkaitan dengan keselamatan dan mutu pelayanan. Mereka nantinya akan berada langsung di lingkungan rumah sakit dan berinteraksi dengan pasien.

“RS Kandou merupakan institusi pelayanan publik yang memiliki tanggung jawab besar terkait keselamatan pasien. Karena itu, kami akan membekali mahasiswa dengan pelatihan sebelum masuk dalam pendidikan klinis,” ujar Prof. Starry.

Ia menegaskan, keselamatan pasien merupakan hal yang tidak bisa ditawar dalam pelayanan kesehatan. Setiap tenaga kesehatan, termasuk mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan klinis, harus memiliki kesadaran yang sama mengenai hal tersebut.

“Bagi kami, keselamatan pasien di atas segala-galanya. Kematian seseorang hanya satu kali, tidak pakai ulang. Karena itu, sebagai rumah sakit pendidikan dan rumah sakit rujukan, kami sangat bertanggung jawab terhadap hal tersebut,” katanya.

Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa mendapatkan lima materi yang dinilai penting sebelum menjalani praktik di lingkungan rumah sakit.

Materi Bantuan Hidup Dasar (BHD), misalnya, memberikan bekal menghadapi kondisi kegawatdaruratan, termasuk mengenali henti jantung dan henti napas. Sementara Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Mahasiswa juga dibekali Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), termasuk pemahaman mengenai upaya mencegah penyebaran infeksi di lingkungan rumah sakit. Materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) kemudian diarahkan agar mahasiswa mampu mengenali berbagai risiko selama berada di lingkungan kerja.

Satu materi lainnya adalah Pelayanan Prima yang berkaitan dengan cara berkomunikasi dan memberikan pelayanan kepada pasien maupun masyarakat.

“Lima pelatihan ini bukan hanya mengenai kemampuan klinis. Mahasiswa juga harus memahami keselamatan pasien, pencegahan infeksi, keselamatan kerja dan bagaimana berinteraksi dengan pasien,” jelas Prof. Starry.

Selain keterampilan dan pengetahuan, Prof. Starry juga mengingatkan mahasiswa mengenai sikap ketika berhadapan dengan pasien dan masyarakat.

Ia meminta mahasiswa menerapkan budaya 5S dan Sabar, yakni Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun dan Sabar.

“Ketika berhadapan dengan pasien dan masyarakat, harus senyum, sapa, salam, sopan, santun dan sabar,” pesan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah tersebut.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik Poltekkes Kemenkes Manado, Semuel Tambuwun, SKM., M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada RS Kandou yang telah menerima mahasiswa untuk menjalani pendidikan klinis.

Ia mengatakan pihak kampus siap melakukan evaluasi apabila terdapat mahasiswa yang tidak memenuhi ketentuan maupun standar yang telah ditetapkan RS Kandou selama mengikuti praktik.

“Kalau ada mahasiswa yang tidak memenuhi spek RS Kandou, kami siap mengembalikan ke kampus. Terima kasih sudah menerima kami untuk berpraktik di Rumah Sakit Kandou,” ujarnya.

Tambuwun berharap kerja sama antara Poltekkes Kemenkes Manado dan RS Kandou dapat terus berjalan, khususnya dalam mendukung proses pendidikan mahasiswa di bidang kesehatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Manajer Pendidikan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Dr. dr. Sekplin Sekeon, MPH., Sp.N(K)., FISQua., FMIN., serta Asisten Manajer Pelatihan, Ns. Jimmy Kamagi, S.Kep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *