MONITORSULUT,MANADO — Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau DP3A Kota Manado memperkuat kapasitas perangkat daerah dalam pelaksanaan Pengarusutamaan Gender atau PUG.
Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender atau PPRG serta Gender Analysis Pathway atau GAP bagi kepala perangkat daerah dan kasub perencana di lingkup Pemerintah Kota Manado.
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat BAPPERIDA Kota Manado, Senin, 15 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung persiapan dan pencapaian penilaian Anugerah Parahita Ekapraya atau APE.
Melalui kegiatan ini, perangkat daerah didorong untuk lebih memahami kebijakan, indikator, serta mekanisme penilaian APE. Selain itu, pelatihan juga menjadi ruang evaluasi atas pelaksanaan PUG di masing-masing perangkat daerah.
DP3A Manado menilai, penguatan pemahaman terhadap PPRG dan GAP penting dilakukan agar pembangunan di Kota Manado semakin responsif gender.
Dengan demikian, setiap program dan kebijakan yang disusun perangkat daerah dapat lebih memperhatikan kebutuhan, akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat bagi perempuan maupun laki-laki secara seimbang.
Kegiatan ini juga diarahkan untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan tantangan dalam implementasi PUG, termasuk penyusunan data dukung APE. Dari proses tersebut, perangkat daerah diharapkan mampu menyusun langkah strategis guna meningkatkan kualitas pelaksanaan PUG serta pemenuhan indikator penilaian APE.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh DP3A Kota Manado melalui Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga. Kegiatan tersebut didukung anggaran yang bersumber dari APBD, sebagaimana tertata dalam DPA DP3A Kota Manado Tahun Anggaran 2026.
Adapun narasumber dalam kegiatan ini yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Ir. Tienneke Adam, M.Si; Eselon III BAPPERIDA Kota Manado, Leidy I. C. Sekeon, S.Pi., M.Si; Gender Analysis, Drs. Boaz Wilar, M.Si; serta pemerhati gender, Dra. Grace Enoch.
Kegiatan tersebut diikuti 50 peserta yang merupakan perwakilan dari empat driver PUG serta perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Manado.
Melalui pelatihan ini, DP3A Manado berharap komitmen dan kolaborasi antarperangkat daerah semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan yang responsif gender di Kota Manado.
