MONITORSULUT,BITUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bitung Ir Rudy Theno, mewakili Wali Kota Bitung Hengky Honandar membuka kegiatan Konsultasi Publik Lingkungan dan Sosial Regional Water Supply Project terkait pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional BIMATARA (Bitung, Manado, dan Minahasa Utara), Selasa (02/06)yang merupakan bagian dari program yang didukung oleh Asian Development Bank (ADB).
Dalam sambutan Wali Kota Bitung yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa forum konsultasi publik ini menjadi momentum penting untuk memastikan pembangunan SPAM Regional BIMATARA benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan akses air minum yang layak dan berkelanjutan.
Menurut data yang disampaikan, kapasitas terpasang air minum melalui Perumda Air Minum Dua Sudara Kota Bitung saat ini mencapai sekitar 388 liter per detik dengan jumlah pelanggan sebanyak 32.429 sambungan rumah. Namun, masih terdapat berbagai tantangan yang harus diselesaikan, termasuk tingkat kehilangan air (Non-Revenue Water/NRW) yang masih cukup tinggi.
“Air minum merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar. Karena itu, diperlukan langkah besar dan kolaborasi semua pihak agar pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin optimal,” demikian kutipan sambutan Wali Kota.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Kota Bitung sebagai kota industri dan pintu gerbang perdagangan internasional membutuhkan pasokan air minum yang memadai untuk mendukung pertumbuhan penduduk, aktivitas ekonomi, serta pengembangan kawasan strategis.
SPAM Regional BIMATARA diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang bagi pemenuhan kebutuhan air minum di wilayah Bitung, Manado, dan Minahasa Utara. Proyek ini memanfaatkan sumber air baku dari Bendungan Kuwil Kawangkoan dan pembangunan instalasi pengolahan air di Suwaan, Minahasa Utara.
Pemerintah Kota Bitung menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan SPAM Regional BIMATARA yang dilaksanakan bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta pemerintah daerah terkait.
Melalui forum konsultasi publik ini, pemerintah berharap tercipta kesepahaman bersama mengenai urgensi proyek, terbangunnya komitmen dalam penyelesaian berbagai isu strategis, serta meningkatnya partisipasi masyarakat agar manfaat proyek dapat dirasakan secara luas.
“Kami yakin dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, SPAM Regional BIMATARA akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan akses air minum layak bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Sulawesi Utara yang lebih maju dan berdaya saing,” tutup Sekda saat membacakan sambutan Wali Kota Bitung.
(Yulia)
