MONITORSULUT—— Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, berbicara pada sesi Leaders Summit di COP30, Kamis (6/11).
Di hadapan para pemimpin dunia, Hashim menyampaikan bahwa Indonesia ingin mempercepat langkah menuju Net Zero Emissions (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.
Hashim menuturkan bahwa pemerintah Indonesia memandang transisi energi dan pengendalian emisi sebagai agenda strategis yang tak bisa ditunda.
Ia menegaskan bahwa Indonesia siap bekerja sama dengan berbagai negara untuk mendorong aksi iklim yang lebih ambisius dan inklusif.
“Komitmen ini bukan sekadar pernyataan, tetapi arah kebijakan yang terus diperkuat,” ujar Hashim dalam forum tersebut.
Ia juga menekankan bahwa Indonesia telah menyiapkan peta jalan pembangunan rendah karbon yang terintegrasi dengan upaya menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
ini menjadi dasar agar kebijakan iklim tidak hanya menekan emisi, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Hadirnya Hashim pada Leaders Summit menjadi salah satu sorotan delegasi Indonesia di COP30, memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat diplomasi iklim di tingkat internasional.
(yulia)







