oleh

Mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekes Kemenkes manado dan Profesi Dokter Gigi Unsrat, Ikut Pelatihan di RSUP Kandou

Monitorsulut.com — Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr R.D Kandou Manado, melalui bagian Pendidikan dan Penelitian, melaksanakan workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dan Covid 19, bagi mahasiswa Poltekes Kementerian Kesehatan Manado jurusan Teknologi Laboratorium Medis, dan mahasiswa program profesi dokter gigi Universitas Samratulangi Manado, Selasa (13/04) di aula Gedung jantung CVBC RSUP Kandou Manado.

Kegiatan tersebut di buka direktur utama RSUP Kandou, Dr dr Jimmy Panelewen, SpB. KBD, yang di wakili Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr dr Ivonne Rotty,M.Kes.

Dalam sambutannya dokter Ivonne sampaikan terima kasih mewakili direktur utama kepada pimpinan Poltekes Manado dan dekan fakultas kedokteran unsrat Manado. “Terima kasih sudah percayakan RSUP Kandou Manado, untuk mendidik adik adik mahasiswa.” Kata dokter Ivonne.

Lanjut dokter Ivonne, dengan status rumah sakit tipe A, dan telah terakreditasi secara nasional maupun internasional RSUP Kandou akan berikan yang terbaik dalam setiap pelatihan.” Semua yang kita terapkan di RSUP Kandou adalah merupakan standar pelayanan dari kementerian kesehatan bahkan standar  WHO. kami harapkan juga apa yang di dapat dari pelatihan ini tolong perhatikan selalu agar bisa di implementasikan.” Ujarnya sembari meminta agar protokol kesehatan terus diterapkan. “kegiatan pelatihan seperti ini jangan abaikan protokol kesehatan, sekalipun sudah vaksin kita wajib pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan.” Pungkasnya.

Sementara dionysius Sumenge, Spd, M.Kes, mewakili direktur Poltekes Kemenkes Manado menyampaikan terima kasih kepada direktur utama dan dewan direksi RSUP Kandou yang sudah menerima mahasiswa kami untuk melakukan magang. praktek kerja lapangan tujuanya untuk menerapkan apa yang di dapat waktu di bangku pendidikan sesuai deng kompetensi. “Untuk bisa terampil kita harus bisa bekerja sama dengan atasan dan orang lain. untuk touchskill bisa di perkaya sendiri, tapi sosskil harus berulang ulang,” Pungkasnya.

Diketahui pelatihan ini akan di gelar selama 3 hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Pendidikan dan Penelitian Irwan Kawulusan, SH, Sub Koordinator Pendidikan dan Pelatihan Jemmy Sambil, SE, Kepala Instalasi Diklat Dra Sisca Hutadjulu, Msi. (QR)

News Feed