135 Operator Desa di Bekali Dinsos Mitra, Bimtek Aplikasi SINK-NG

berita terbaru, Mitra1922 Dilihat

Mitra, MONITORSULUT.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara di bawah pimpinan Bupati James Sumendap dan Wabup Jocke Legi, dengan berbagai program dan salah satu visi misi adalah usaha dalam penanggulanan kemiskinan di Kabupaten Mitra.

Untuk itu, melalui Dinas Sosial akan menetapkan sebuah aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation). Dengan adanya aplikasi ini maka data kemiskinan bisa terverifikasi dengan baik. Sehingga secara otomatis, penanganan kemiskinanpun bisa dilakukan dengan baik.

“Untuk menjalankan aplikasi ini maka ada sekitar 135 operator desa se kabupaten Mitra yang sudah dibekali dalam Bimtek (bimbingan teknis) selama 7 hari dan sudah diikuti oleh dua kecamatan setiap harinya. Dan ini agar para pendata ini bisa bekerja optimal sehingga data kemiskinan bisa terverifikasi dengan baik,” kata Kepala Dinas Sosial Mitra Franky Wowor, Selasa, (20/10).

Wowor juga mengatakan, untuk pemutakhiran basis data terpadu kemiskinan di kabupaten Mitra, sudah menggunakan aplikasi SIKS-NG, seluruh operator desa ditingkatkan wawasannya agar mudah melakukan pendataan sistem IT.

“Dengan menerapkan aplikasi ini maka seluruh perangkat yang ada di kabupaten Mitra mulai dari desa, kecamatan, kelurahan, akan lebih sinergitas untuk melakukan pengawasan tentang bagaimana bentuk penanganan kemiskinan yang dilakukan Dinsos” ungkap Wowor.

Wowor juga mengatakan, berdasarkan pengalaman selama ini masih ada laporan terkait penyaluran bantuan yang belum tepat sasaran. Contoh orang sudah meninggal masih masuk dalam data penerima bantuan, warga miskin belum masuk data penerima bantuan, dan justru warga yang sudah tidak layak menerima bantuan masih masuk dalam data penerima bantuan program-program pengentasan kemiskinan.

“Apabila data kemiskinan bisa terdata dengan baik, maka dalam penanggulangan kemiskinan akan lebih tepat sasaran, karena ini semua harus mempunyai data kemiskinan yang valid, yang bisa dipercaya dan dijadikan acuan program penanganan kemiskinan sehingga memudahkan penanggulangan kemiskinan itu sendiri,” ungkap Wowor. (James)