10 Sekolah di Sitaro Siap Direvitalisasi Tahun 2026, Hasil Lobi Bupati Chyntia di Jakarta

Indeks93 Dilihat

Sitaro, Monitorsulut.com – Upaya keras Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dalam memperjuangkan peningkatan kualitas pendidikan kembali membuahkan hasil. Melalui kunjungan kerja di Jakarta dalam rangka menghadiri agenda Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bupati Chyntia Ingrid Kalangit sukses melobi program revitalisasi bagi 10 sekolah di wilayah Sitaro.
Program tersebut dipastikan akan direalisasikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI pada tahun anggaran 2026, setelah tercapai kesepakatan melalui pembahasan bersama Sekretaris Jenderal kementerian dan Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wulla, terkait pemerataan akses pendidikan di daerah kepulauan.
Bupati Chyntia menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut, yang dinilainya sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap daerah yang memiliki tantangan geografis.
“Puji syukur, perjuangan kita tidak sia-sia. Ada 10 sekolah di Sitaro yang akan direvitalisasi pada 2026. Ini bukti perhatian pemerintah pusat terhadap pendidikan di wilayah kepulauan,” ujar Chyntia, Minggu (19/10/2025).

Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi dan komunikasi intensif yang terus dibangun dengan kementerian setiap kali melakukan perjalanan dinas ke pusat.
“Setiap dinas luar daerah harus memberi hasil nyata bagi masyarakat. Tidak sekadar kunjungan, tetapi kembali membawa program dan anggaran,” tegasnya.
Program revitalisasi yang akan dilakukan mencakup perbaikan fisik gedung sekolah, pengadaan sarana pendukung belajar, serta peningkatan akses dan fasilitas teknologi pembelajaran, yang diharapkan dapat menjadi langkah percepatan peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah Sitaro.
Chyntia juga menambahkan bahwa pembangunan sektor pendidikan harus menjadi prioritas utama agar generasi muda di kepulauan mampu bersaing dan mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara.